


Seiring perkembanga jaman yang semakin maju, permainan-pun berkembang pesat berupa video game. Pesatnya perkembangan video game didukung oleh semakin murahnya harware berupa handphone yang dengan mudah dimiliki oleh hampir setiap anak-anak kita.
Permainan 'sesungguhnya', yang saat dahulu kita kecil menjadi semakin dilupakan, padalah banyak sekali pelajaran yang tersirat dalam permainan-permainan tradsional jaman dulu. Pelatihan otot fisik, sistem motorik halus, hingga sisipan ajaran pekerti adiluhung tentang kesetiakawanan, tidak boleh membolos hingga 'ojo dumeh', sangat jelas dirasakan.
Taman Muda ingin menjadikan pola-pola permainan tradisi ini muncul lagi dan mampu membuka mata orangtua/wali siswa, bahwa pola ini sangat halus dan sistematis akan mengarahkan siswa dengan tanpa paksaan dan secara sukarela bahkan riang gembira 'belajar'. Belajar dengan 'sesungguhnya' menghadapi kehidupan ini dengan hati yang 'tatag' dan penuh pilihan yang bisa ditempuh, tidak mudah putus asa dan senantiasa hormat kepada 'pepunden'.
Taman Muda IP juga aktif menunjukkan ke masyarakat dengan beberapa saat yang lalu mengadakan demonstrasi berbagai permaianan tradisional di Malioboro kerjasama dengan Dinas Pariwisata Yogyakarta.
Belajar bukan hanya untuk kecerdasan otak, namun juga untuk kecerdasan hati.